Sabtu, 22 Oktober 2011

cara mengatasi stres

Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk mengatasi stres,,,
1. BERTERIAK
Salah satu tips stres yang terbukti ampuh menghindarinya. Yaitu dengan berteriak! Saat stress, kita akan merasakan ada sesuatu yang mengganjal di hati. Lepaskan saja perasaan tidak enak itu. Berteriak sekencang-kencangnya. Supaya nggak malu ama tetangga… berteriak aja di kamar kedap suara. Kalau nggak punya ya dilapangan waktu nggak ada orang lain. Mengatasi stres secara keseluruhan mungkin tidak, tapi minimal akan jauh lebih baik dari sebelumnya
2.Berelaksasi
Cara mengatasi stres dengan berteriak mungkin akan sulit bagi yang tidak punya lingkungan yang memadai. Kalau begitu coba berelaksasi.
Apa itu? Pokoknya buat diri kamu baik itu hati dan tubuh menjadi tenang. Caranya! duduk saja santai menghadap cermin. Kemudian ambil nafas dalam-dalam dengan pelan. Tapi jangan ditahan..langsung deh keluarkan nafas itu dengan pelan-pelan juga.
Efeknya hati semakin tenang dan semakin menambah motivasi hidup.
3. Punya Hobi?

Cara tergampang untuk menghadapi stress, adalah dengan melakukan hobi. Kamu punya hobi sepakbola, dengerin lagu gratis, kenapa itu tidak kamu lakukan untuk mengatasi sress?
Tanyakan kenapa? :D
4. Buat diri kamu tertawa.
Artikel stres ini tidak menyuruh kamu untuk ketawa-ketiwi sendiri. Karena itu sudah bukan stres lagi tapi sudah menjurus ke GILA. Maksud dari tips stres ini adalah mengatasi stres dengan menonton/membaca sesuatu yang lucu.
Mungkin pelawak di indonesia mulai tidak lucu walau begitu masih. Tapi masih banyak hal yang bisa membuat kita tertawa seperti video lucu di youtube, website humor, atau mungkin buku humor.
5. Minum Susu
Konon katanya susu dapat menjadi tips stres ampuh. Menurut artikel stres yang saya baca, susu dapat mengurangi kadar hormon adrenalin dalam darah. Cara mengasi stres yang sama dengan pepatash ‘sambil menyelam sambil minum susu”
6.Bicarakan stressnya.
Kalau uang bolehlah disimpan. Tapi kalau stress kenapa juga harus disimpan sendiri. Bicarakan masalah kamu dengan orang terdekat kamu entah itu teman, kerabat atau Ibu. Cara mengatasi stres yang paling gampang…
7. Apa itu kompetisi???
Salah satu penceramah motivasi hidup selalu mengatakan : Hidup ini selalu ada kompetisi untuk menjadi lebih baik. Itu memang benar…tapi bukan berarti setiap hari kita harus memikirkannya bukan.
Mengatasi stres : Jangan terlalu banyak memikirkan persaingan kamu menjadi lebih baik dari orang lain apalagi cemburu. Pikirkan saja diri kamu untuk selalu melakukan hal yang terbaik.
8. Selalu lihat sisi positif.
Seperti kata mas einstein: semua itu adalah relatif. Hal yang menurut kamu jelek bukan berarti orang lain akan menganggapnya jelek. Bingung? Inti dari artikel stres ini adalah apapun pasti ada sisi baik dan sisi buruk.
Saat kamu melihat sisi buruk maka itu adalah stres. Saat kamu melihat sisi baik itu adalah motivasi hidup.
(kalau saya sendiri biasanya kalau tidak marah-marah, jalan-jalan ke mal, makan, nonton drama korea, baca novel, atau tidur hahaha...)


http://blogbintang.com/cara-mengatasi-stres

Lieur!

Bos berbicara dengan sekretarisnya: “Seminggu kita pergi untuk perjalanan dinas, tolong kamu siap-siap yah.”
Sekretaris telepon suaminya: “Mas, saya mau berangkat untuk perjalanan dinas, hati-hati di rumah ya.”
Suami telepon kekasih gelapnya: “Istriku mau berangkat seminggu, kau ada waktu?”
Kekasih gelap bilang terhadap anak didik yang ikut kursus : “Nak, ibu punya banyak kerjaan selama seminggu, kursus ditiadakan selama seminggu.”
Anak kursus bilang terhadap kakeknya: “Kek, seminggu tidak ada kursus, gurunya sibuk. Ayo kita jalan-jalan. ”
Kakek (Bos) telepon sekretarisnya: “Minggu ini saya mau jalan-jalan sama cucu saya, meeting dibatalkan.”
Sekretaris telepon suaminya: “Bosnya ada kerjaan rumah yang mendadak, dan perjalanan dinasnya dibatalkan Mas.”
Suami bilang kekasih gelapnya: “Kau jangan datang, istriku tak jadi pergi.”
Kekasih gelap telepon anak didik yang ikut kursus : “Nak, kursus minggu ini berjalan seperti biasa.”
Anak kursus bilang sama kakeknya: “Kek, guruku bilang kursus berjalan normal. Kakek jalan sendiri aja.”
Kakek bilang sama sekretarisnya: “Minggu ini kita atur perjalanan dinas lagi. Kamu siap-siap, yah!” (kpl/wim)


http://katroboy.com/lieur

I am Sorry 1,2,3

Pada suatu hari si Inah, seorang gadis remaja dari dusun yang sedang rajin-rajinnya belajar bahasa inggris sedang jalan-jalan ke kota. Ditengah jalah ia secara kebetulan bertemu dengan seorang bule yang juga secara tak sengaja si Inah menabrak si bule tersebut.
Dalam hati si Inah ngomong, “wah kesempatan nih bisa ngomong ama bule, minta maaf ah..”
Inah : “I am sorry sir..”
Bule : “Ohh.. ok.. I am Sorry too..” (tapi si inah dengernya: two!)

Inah : “I am sorry three!”
Bule : “Hah? what are you sorry for?”
Inah : “I am sorry five!”
Bule : @Q%#%&^#%&%!(*(!@#^^ (alis puyeng… hehehe.. :D )


http://katroboy.com/i-am-sorry-123

10 Penyakit Akibat Stres

Stress adalah ketegangan mental yang melebihi kondisi biasanya. Dalam kadar yang wajar, stress bermanfaat untuk membuat kita lebih awas dan konsentrasi. Namun, stress yang terus-menerus dapat berbahaya. Banyak penyakit yang timbul karena stress, seperti penyakit maag, reaksi alergi, sakit kepala, dll. Bila Anda mengalami gejala berikut, gunakanlah teknik-teknik manajemen stress untuk membebaskan pikiran Anda:1. Sakit kepala akhir pekan
Penurunan tingkat stress secara tiba-tiba dapat menyebabkan migren. Karena itu, disarankan agar pola tidur, pola makan Anda tidak banyak berubah di akhir pekan.
2. Kram menstruasi
Wanita yang mengalami stress dua kali lebih mungkin terkena kram menstruasi yang menyakitkan. Berolah raga ringan dan berekreasi dapat mengurangi serangannya.
3. Ngilu rahang
Rasa sakit ini dapat terjadi bila Anda tanpa sadar mengadu rahang-rahang Anda saat tertidur. Menggunakan pelindung gigi saat tidur dapat mengatasi masalah ini.
4. Mimpi aneh
Mimpi biasanya adalah hal positif karena Anda akan merasa lebih baik setelah bangun. Namun, ketika Anda stress Anda sering terbangun dari tidur sehingga prosesnya terputus-putus. Mimpi buruk atau menyeramkan bisa terjadi di sela-selanya. Anda dapat mengurangi risiko ini dengan kebiasaan tidur yang baik dan tidak minum kopi menjelang tidur.
5. Gusi berdarah
Orang yang stress lebih berisiko mengalami gusi berdarah. Pelepasan banyak hormon stress yang disebut cortisol melemahkan sistem kekebalan tubuh sehingga bakteri mudah menyerang gusi. Jagalah kebersihan gigi dengan tetap menggosok gigi secara teratur dan benar, bahkan ketika Anda sedang stress.
6. Jerawat
Stress membuat ketidakseimbangan hormon yang memicu timbulnya jerawat. Anda perlu menjaga kebersihan kulit untuk mencegah infeksi sekunder sehingga jerawat tidak meradang.
7. Keranjingan makan manis
Stress dapat membuat orang menjadi suka makan yang manis-manis. Hati-hati bila Anda memiliki penyakit diabetes.
8. Kulit gatal
Orang yang stress dua kali lebih berisiko mengalami gatal-gatal di kulit dan terkena dermatitis, eksim atau psoriasis yang lebih parah.
9. Alergi yang parah
Hormon stres memicu produksi IgE, protein yang menyebabkan reaksi alergi.
10. Sakit perut
Kecemasan dan stress dapat menyebabkan nyeri lambung, sakit kepala dan punggung serta dapat menyebabkan insomnia. Kenaikan hormon stress dapat memicu penyakit maag.

http://majalahkesehatan.com/10-penyakit-akibat-stress/

Cara Menghadapi Stres

Cara Mengahapi Stres

Pertama-tama, anda harus belajar mengenali stres:
Gejala-gejala stres mencakup mental, sosial dan fisik. Hal-hal ini meliputi kelelahan, kehilangan atau meningkatnya napsu makan, sakit kepala, sering menangis, sulit tidur dan tidur berlebihan. Melepaskan diri dari alkohol, narkoba, atau perilaku kompulsif lainnya sering merupakan indikasi-indikasi dari gelaja stres. Perasaan was-was, frustrasi, atau kelesuan dapat muncul bersamaan dengan stres.
Jika anda merasa stres mengaruhi pelajaran anda,
langkah pertama adalah mencari bantuan melalui pusat koseling di sekolah anda.

Manajemen stres adalah kemampuan untuk mengendalikan diri ketika situasi, orang-orang, dan kejadian-kejadian yang ada memeberi tuntutan yang berlebihan. Apa yang dapat anda lakukan untuk mengatur stres anda? Strategi-strategi apa yang ada?
Perhatikan lingkunga sekitar anda
Lihatlah mungkin ada sesuatu yang benar-benar dapat anda ubah atau kendalikan dalam situasi tersebut.
Belajarlah cara terbaik untuk merelaksasikan diri anda Meditasi dan latihan pernafasan telah terbukti efektif dalam mengendalikan stress. Berlatihlah untuk menjernihkan pikiran anda dari pikiran-pikiran yang menggangu.
Jauhkan diri anda dari situasi-situasi yang menekan
Beri diri anda kesempatan untuk beristirahat biarpun hanya untuk beberapa saat setiap hari.
Tentukan tujuan yang realistis bagi diri anda sendiri Dengan mengurangi jumlah kejadian-kejadian yang terjadi dalam hidup anda, anda akan dapat mengurangi beban yang berlebihan.
Jangan mempermasalahkan hal-hal yang sepele
Cobalah untuk memprioritaskan beberpa hal yang benar-benar penting dan biarkan yang lainnya mengikuti.
Jangan membebani diri anda secara berlebihan
dengan mengeluh mengenai seluruh beban kerja anda. Tangani setiap tugas sebagaimana mestinya, atau tangani secara selektif dengan memperhatikan beberapa prioritas.
Secara selektif ubahlah cara anda bereaksi
Tapi jangan terlalu banyak sekaligus. Fokuskan pada satu masalah dan kendalikan reaksi anda terhadap hal ini.
Ubahlah cara pandang anda
Belajarlah untuk mengenali stress. Tingkatkan reaksi tubuh anda dan buatlah pengaturan diri terhadap stress.
Hindari reaksi yang berlebihan;
Mengapa harus membenci jika sedikit tidak suka sudah cukup? Mengapa harus merasa bingung jika cukup dengan hanya merasa gugup? Mengapa harus mengamuk jika marah saja sudah cukup? Mengapa harus depresi ketika cukup dengan merasa sedih?
Lakukan sesuatu untuk orang lain
Untuk melepaskan pikiran dari masalah anda sendiri.
Tidur secukupnya
Kurang istirahat hanya akan memperburuk stress.
Hindari stress
Dengan kegiatan-kegiatan fisik, misalnya jogging, tennis ataupun berkebun.
Hindari pengobatan diri sendiri atau menghindar
Alkohol dan obat-obatan dapat menyembunyikan stres. Namun tidak dapat membantu memecahkan masalah.
Tingkatkan ketahanan diri anda
Yang harus digarisbawahi dari manajemen stress adalah ?Saya membuat diri saya sendiri sedih?
Cobalah untuk ?memanfaatkan? stress
Jika anda tidak dapat melawan apa yang mengganggu anda, dan anda tidak dapat menghindar darinya, berjalanlah seiring dengannya dan cobalah untuk memanfaatkannya secara produktif.
Cobalah untuk menjadi seseorang yang positif Tanamkan pada diri anda bahwa anda dapat mengatasi segala sesuatu dengan baik daripada hanya memikirkan betapa buruknya segala sesuatu yang terjadi. ?Stress sebenarnya dapat membantu ingatan, terutama pada ingatan jangka pendek dan tidak terlalu kompleks. Stress dapat menyebabkan peningkatan glukosa yang menuju otak, yang memberikan energi lebih pada neuron. Hal ini, sebaliknya, meningkatkan pembentukan dan pengembalian ingatan. Di sisi lain, jika stress terjadi secara terus-menerus, dapat menghambat pengiriman glukosa dan mengganggu ingatan.? All Stress Up, St. Paul Pioneer Press Dispatch, hal 8B, Senin, 30 November 1998.
Yang terpenting, jika stress menempatkan anda dalam keadaan yang tidak teratasi atau mengganggu kegiatan sekolah anda, kehidupan sosial ataupun kehidupan kerja,
carilah bantuan ahli di pusat konseling sekolah anda.



http://www.studygs.net/indon/stress.htm

Kenapa Ancy Stres???

   Kenapa saya stres??? baiklah,,, jika masalah stres itu harus saya ceritakan maka akan saya ceritakan...
saya stres pertama kali karena urusan "CINTA" yang berujung "PATAH HATI",,, astagfirullah.... tapi saya bersyukur saya patah hati jadi stres karena banyak orang yang bunuh diri karena itu... untungnya pula saya punya teman-teman yang stres sehinnga saya bisa lupa sama semuanya...  yang kedua itu, karena tugas kuliah ku menumpuk,,, kepala jadi pusing, dan piti alias money alias duit sedang dalam keadaan kritis... (doakan segera sembuh nah)... nah yang paling terakhir sekali itu tapi yang paling utama karena teman ku dari SMA sampai yang di kampus pada stres semua,,, jadi saya tidak bisa kembali ke keadaan normal.
   Tapi sialnya.... gara-gara itu pelajaran juga jadi kena imbas... semuanya dikerja asal-asalan,,, tapi alhamdulillah jadi ji dengan nilai agak memuaskan kasian... hahahah... kenapa bisa begitu??? kembali lagi pada pemberian Yang Maha Kuasa karena saya diberikan pemikiran seperti ini,,, Alhamdulillah ya... tapi tetap pasti ada alasan kenapa bisa hal itu terjadi... hal itu terjadi karena saya ikut BSS yang ada materinya "Bersahabat Dengan Stres"
tapi berhubung ini assisten harus cepat-cepat jadi artikelnya baru bisa minggu depan.... maaf ya semua,,,
jadi intinya cobalah menikmati stres itu,,, karena kalo dipikir sekali juga jadi gila mq itu nert... hahahah

MENGUKUR KADAR STRES DENGAN RAMBUT



Kaitan antara stres dengan penyakit jantung makin diperkuat dengan bukti-bukti ilmiah walau sesungguhnya tidak mudah mengetahui seberat apa stres yang dialami seseorang. Seorang ilmuwan dari Kanada berhasil menciptakan metode pengukuran stres dengan mudah, yakni lewat rambut.

Ketika seseorang menderita stres, tubuh meresponnya dengan mengeluarkan hormon kortisol. Nah, kortisol ini akan beredar di seluruh pembuluh darah, termasuk yang menuju ke area rambut. Saat rambut bertumbuh, jejak kortisol ini terjebak dalam batang rambut.

Setiap bulannya rambut tumbuh sekitar satu sentimeter, jadi jika kita mengambil sampel rambut enam sentimeter, kita bisa menentukan tingkat stres selama enam bulan terakhir ini dengan mengukur kortisolnya.

"Rambut bisa bercerita apa yang terjadi pada seseorang dalam 10 bulan terakhir. Bahkan kita bisa meliat perubahannya setiap bulan," kata Gideon Koren, profesor dari University of Western Ontario, Kanada. Penelitian lain menyebutkan kortisol bisa bertahan dalam rambut hingga enam bulan, bahkan kortisol juga ditemukan pada beberapa mumi di Peru yang sudah berusia 1.500 tahun.

Sebelumnya Koren pernah mengukur kadar racun obat dalam sampel rambut para bayi yang ibunya menggunakan kokain dan heroin saat hamil. Para peneliti lain juga menggunakan metode serupa untuk mendeteksi steroid dalam tubuh para binaragawan. Karena itulah Koren meyakini rambut juga bisa menjadi indikator hormon, seperti kortisol.

Ketika dilakukan penelitian mengenai kortisol dan penyakit jantung, Koren menemukan kadar kortisol para responden yang mengalami serangan jantung jauh lebih tinggi dibanding yang tidak memiliki penyakit. "Memang kortisol bukan satu-satunya faktor, tapi ini merupakan hal yang penting untuk mengetahui risiko serangan jantung," katanya.

http://mypotik.blogspot.com/2010/09/mengukur-kadar-stres-dengan-rambut.html

Antara Stres dan Cinta, Apa Hubungannya?

“Siapa sih yang nggak pernah stres di dunia ini dan siapa sih yang nggak pernah merasakan jatuh cinta di dunia ini?” Saya sependapat dengan anda, pasti anda pernah merasakan apa itu rasanya stres dan apa itu rasanya jatuh cinta. Hanya saja apa hubungan antara dua hal tersebut yang mungkin dapat kita ambil manfaatnya. Banyak sekali artikel, buku, website, majalah, penelitian, teori atau apa sajalah yang membahas mengenai arti dan penjelasan stres sama banyaknya dengan pembahasan mengenai apa itu jatuh cinta. Menurut anda mana yang menyebabkan yang mana? atau mana yang disebabkan yang mana? Atau bagaimana? Sebenarnya pada saat anda jatuh cinta, pada saat itulah anda mengalami stres. Oke, mungkin anda sedikit bingung dengan pendapat ataupun pernyataan yang saya tulis di atas. Sebelum saya menjelaskan hubungan dan arti dari pernyataan saya di atas, sebaiknya kita sama – sama mengenal apa itu stres dan apa itu cinta.
Apa itu Stres?
Stres adalah suatu kondisi dimana keadaan tubuh terganggu karena tekanan psikologis. Biasanya stres dikaitkan bukan karena penyakit fisik tetapi lebih mengenai kejiwaan. Akan tetapi karena pengaruh stres tersebut maka penyakit fisik bisa muncul akibat lemahnya dan rendahnya daya tahan tubuh pada saat tersebut
Jatuh cinta itu merupakan stressor bagi kita, baik yang berasal dari dalam dan berasal dari luar tubuh kita. intinya pada saat kita jatuh cinta, kita mengalami stres. Hanya saja stres yang timbul pada setiap pribadi berbeda, jatuh cinta dapat menjadi eustres (stres positif) atau distres (stres negatif).
Contoh stres positif:
Pada saat kita jatuh cinta kita merasa lebih percaya diri, tertantang atau termotivasi dan membuat diri kita merasa nyaman, performa diri yang meningkat, sistem kekebalan meningkat, menjadi kuat.
Atau stres negatif Pada saat kita jatuh cinta kita merasa takut, lemah, tidak percaya diri, rendah diri, kualitas diri yang berkurang, terkadang merasa cemas yang amat sangat, bahkan dapat menimbulkan frustasi yang berkepanjangan.
Apa itu jatuh cinta?
Para ilmuwan Italia melakukan penelitian terhadap 12 pria dan 12 wanita yang jatuh cinta dalam 6 bulan terakhir.
Mereka menemukan, para pria ini memiliki kadar hormon testosteron lebih rendah ketimbang normal, sementara wanita memiliki kadar hormon lebih tinggi ketimbang biasanya.
“Dalam keadaan jatuh cinta, tubuh manusia secara alamiah seolah-olah ingin menghapuskan perbedaan antara pria dan wanita, agar hubungan bisa bertahan.”(KOMPAS, Jumat, 04 Juni 2004, 14:07 WIB).
Jatuh cinta adalah sebuah rasa yang dimiliki seseorang ketika melihat seseorang lainnya (biasanya dari jenis kelamin yang lain) yang menarik perhatiannya. Apabila kedua orang ini cocok dan menjadi pasangan, maka rasa ini juga masih ada pada permulaanrelasi
Proses jatuh cinta!?!?
Dari stressor lalu kita ke reaksi,
Nah, lalu proses apa sih yang terjadi pada diri kita? Ternyata di dalam tubuh kita mengalami proses diproduksinya beberapa zat-zat tertentu yang sedikit membius otak dan efeknya bisa disamakan dengan efek narkoba. Zat-zat tertentu ini dinamakan feromon.
Feromon adalah zat kimia yang berasal dari kelenjar endokrin dan digunakan oleh makhluk hidup untuk mengenali sesama jenis, individu lain, kelompok, dan untuk membantu proses reproduksi. Sedangkan feromon yang diproduksi oleh hormon pada manusia merupakan sinyal kimia yang berada di udara yang tidak bisa dideteksi melalui bau-bauan tapi hanya bisa dirasakan oleh VMO (alat Bantu penciuman) di dalam hidung/indra pencium. Sinyal ini dihasilkan oleh jaringan kulit khusus yang terkonsentrasi di dalam lengan. Sinyal feromon ini diterima oleh VMO dan dijangkau oleh bagian otak bernama hipotalamus. Di sinilah terjadi perubahan hormon yang menghasilkan respons perilaku dan fisiologis.
Efeknya ialah membuat seseorang kecanduan sehingga ingin melihat pasangannya atau orang idamannya sesering mungkin. Proses inilah yang disebut reaksi diri kita terhadap stressor.
Reaksi menimbulkan perubahan, dan pada saat kita jatuh cinta biasanya ada yang berubah dari diri kita. Perubahan (change) merupakan salah satu proses hidup yang berhubungan kuat dengan stres. Selain reaksi perubahan sistem di dalam tubuh kita, perubahan juga terjadi di luar tubuh kita seperti, perubahan pola makan, perbedaan detak jantung, pernafasan, hingga perubahan pola pikir atau mindset.
“It’s not stress that kills us,
it is our reaction to it”(Hans Selye)
Apa Hubungan Jatuh Cinta dengan Stres?
Ialah dimana kita merasakan adanya perubahan pada diri kita yang bisa mempengaruhi sistem di dalam atau di luar dari tubuh kita. Baik perubahan yang disadari ataupun perubahan yang tidak disadari, reaksi – reaksi yang muncul pada saat kita jatuh cinta termasuk juga atau hampir sama pada saat kita mengalami stres. Seperti:
• Respon otot: pada saat kita berekspresi (tersenyum, tertawa, sedih, bahagia, kaget dll.) otot – otot pada wajah kita bekerja dan bergerak sesuai dengan ekspresi apa yang kita rasakan. Pada saat kita jatuh cinta, ekspresi yang lebih sering digunakan ialah tersenyum dan bahagia.
• Respon jantung
Terasa pada saat kita merasakan degub jantung yang semkin kencang pada s aat kita bertemu atau bertatap muka dengan pasangan kita.
• Respon dari kulit
Kulit atau pori – pori merupakan salah satu media di mana feromon disebarkan. Selain itu kulit juga memproduksi cairan keringat. Terkadang kita merasa grogi dan nervous pada saat kita bertemu dengan calon pasangan kita. Perasaan ini menstimulasi hormon kelenjar keringat untuk memproduksi keringat.( Girdano, L A. 2005).
Selain perubahan biologis atau pada tubuh kita, terdapat perubahan pula pada pola makan dan pola istirahat. “hasil penelitian Helen Fisher dan kawan-kawan, ketika seseorang memandang kekasih hatinya, dopamin akan merangsang bagian ventral tegmental dan caudate nucleus di otak menyala. Dalam dosis yang tepat, dopamin menciptakan kekuatan, kegembiraan, perhatian yang terpusat, serta dorongan yang kuat untuk memberikan imbalan. Itulah sebabnya jatuh cinta dapat membuat makan tak enak, tidur tak nyenyak”.
Pada artikel yang sama, peneliti-peneliti lain menunjukkan bahwa gangguan kimiawi tubuh memang terbukti ketika seseorang jatuh cinta. Misalnya didapatkan bahwa kadar serotonin orang yang terobsesi dan kekasihnya 40 persen lebih rendah dari kadar serotonin orang normal.
Srotonin adalah hormon sangat penting dalam perkembangan otak. Kadar yang rendah hormon ini biasanya dihubungkan dengan perilaku agresif, impulsif dan tindak bunuh diri. (KOMPAS, Kamis, 17 Januari 2008 | 10:26 WIB ).Selain itu, stres juga menimbulkan kontrol emosi yang sulit dan juga menyebabkan diri kita kurang aware dengan lingkungan di sekitar kita. Kita menjadi kurang peka terhadap apa yang terjadi di sekitar kita, istilahnya sedang ‘berbunga -bunga’, perasaan yang timbul secara spontan ini tidak dapat kita hindari atau kita sanggah. Yaitu perasaan ada saat di mana kita selalu memikirkan, membayangkan, dan bahkan bercerita mengenai diri’nya’ kepada setiap orang yang kita temui. Lalu apa yang harus kita lakukan???
Maka, “jatuh cinta’s stres symptom” begitu saya menyebutnya. Sebaiknya jangan dihindari dan jangan terlalu dinikmati, tetapi di kelola dan dimanage dengan optimal dengan cara yang benar. Seperti halnya stres, kita harus berusaha untuk mengoptimalkan stres yang disebut coping strategy.
Banyak sekali cara untuk mengelola stres ini, hanya saja kita tidak mengetahui bagaimana cara yang benar, tepat, dan bermanfaat dalam pelaksanaannya. Yang paling sederhana ialah breathing and relaxation, cara ini sebaiknya digunakan dimana pada saat kita merasa pernafasan kita mengalami perubahan dikarenakan detak jantung yang mulai berdegub kencang ketika atau akan bertemu Si Dia. latihan dibagi menjadi tiga step:
  • Breathing down
    Tentukan posisi tubuh yang nyaman, Bernafas secara perlahan, tidak terburu – buru dan membayangkan sesuatu yang bersifat menenangkan, tahan nafas beberapa saat dan mengatakan pada diri sendiri biarkan diri ini tenang, dan secara perlahan keluarkan udara dari hidung.
  • Kontrol tempo breathing
    Tempatkan jarimu pada nadi di tangan, setelah itu bernafas secara perlahan, perhatikan dan rasakan denyut nadi di tangan. Setelah itu tentukan jumlah hitungan untuk tiap menarik nafas, menahan nafas, dan membuangnya.
  • Breath counting
    Lakukan seperti controlling tempo breathing ditambah kita berkata di dalam hati “tarik…buang…tarik…buang…tarik” begitu seterusnya, secara konstan. Lakukan sepuluh hitungan di setiap stepnya. Apabila dilakukan dengan benar, perasaan cemas dan degup jantung yang keras diharapkan akan kembali normal. Ketiga cara pernafasan ini sebaiknya dilakukan pada saat kita merasa kelelahan atau ingin menenangkan debar jantung yang kencang( Girdano, L A. 2005).
Selain latihan pernafasan, alternative lainnya ialah kita berolah raga. Kenapa? Dengan berolah raga kita dapat merasakan perubahan dari segi psikis dan fisik. Kita menjadi terlihat segar dan memancarkan enegi positif, sehingga kita menjadi nyaman atas diri kita sendiri, kita dapat mengontrol emosi dan perasaan kita.
Yang terpenting ialah kita harus berpikir positif akan diri kita (self-esteem yang tinggi) dan orang lain, termasuk Si Dia. Di mana pada saat kita berbicara, kita menatap matanya dan menggunakan bahasa yang tegas dan tidak terlihat membingungkan.
Dan cara yang terakhir ialah istirahat dan tetap menjaga pola makan sekaligus nutrisinya. Kita ketahui dari penjelasan di atas bahwa pada saat kita jatuh cinta, pola makan kita berubah, mungkin perubahan yang terjadi haruslah kita ikuti tetapi jangan kita terlarut di dalamnya. Dengan berpikir positif dan jernih, kita dapat memilah antara mana kebahagiaan yang bermanfaat atau merugikan. Dengan kita megenal apa itu stres, apa itu stressor atau sember stres, apa reaksi yang kita rasakan, dan bagaimana kita dapat merngoptimalkan stres dengan coping strategy yang kita ketahui sebelumnya. Sehingga stress yang dirasakan dapat kita kelola dan kendalikan sesuai dengan kadar atau kapasitasnya terhadap psikologis dan psikis kita.
Kesimpulan
Jatuh cinta dan stres memiliki hubungan. Jatuh cinta merupakan salah satu sumber stres dengan segala gejalanya (sisi positif dan negatifnya). Stres tidak untuk dihindari tetapi dikelola dan dioptimalkan dengan cara dan waktu yang tepat. Intinya, jatuh cinta itu menyenangkan apabila kita lebih mengenal arti, akibat, penjelasan, dan maksudnya. Selamat menikmati datangnya cinta.
By Rangga SamodraY
Daftar pustaka
Girdano, L A. 2005. Controlling Stress and Tension 7th edition. San Fransisco : Benjamin Cumming

http://all-about-stress.com/

Apa Itu Stres?

Sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan stress? Stress itu adalah respon fisiologis, psikologis, dan perilaku dari seseorang (ngak laki ngak perempuan) untuk mencari penyesuaian terhadap tekanan yang sifatnya internal (psikologis) maupun eksternal (lingkungan).
Stress itu bagian dari kehidupan, sehingga menuntut kita untuk menyesuaikan diri. Stress merupakan reaksi awal dari penyesuaian diri tersebut. Sedikit stress membuat manusia menjadi waspada dan ini dibutuhkan agar kita mampu memotivasi diri, menyesuaikan diri, dan segera mencari cara untuk mengatasi stress tersebut. Stress jenis ini dinamakan eustress, yaitu stress yang membuat seseorang jadi bertambah kuat dan mampu menyesuaikan diri. Jadi wajar kalau kita dalam kondisi stres jenis yang ini.
Beberapa penyebab stress (stressor) bisa bersumber dari masalah kehidupan sehari-hari. Misalnya, ngehadapin UN, Pengawas UN yang galak, Bayangin ngak lulus UN, ketidakharmonisan rumah tangga, kehidupan kota yang sumpek (crauded, berisik, polusi, kepadatan), beban studi, atau kenyataan yang tidak sesuai dengan harapan. Bisa juga berasal dari kejadian-kejadian spesifik, yang menguntungkan maupun yang tidak. Apakah itu perubahan hidup (pernikahan, pindah sekolah, pindah tempat, pindah kerja, atau kematian anggota keluarga) atau kecelakaan (yang  menimbulkan perubahan fungsi tubuh/cacat).
Namun demikian bila seseorang gagal menyesuikan diri terhadap stress, artinya ia tidak mampu menyelesaikan persoalannya, tidak dapat mencapai harapan-harapannya, menderita, serta merasa tertekan, maka stressnya itu sudah termasuk jenis stres yang membahayakan, atau sudah masuk dalam kategori distress. Karena itu penting untuk mengetahui gejala-gejala stress jenis ini sehingga stress yang positif (eustress) tidak sampai berlanjut dan berkembang menjadi stress yang negatif (distress.)
Nah, kalau seseorang kena stress, terus gagal mengatasinya, maka stress orang tersebut akan berkembang menjadi stress yang negatif (distress). Distress pada beberapa orang (tergantung tipe orangnya) bisa berkembang menjadi gangguan jiwa, baik gangguan jiwanya temporal atau permanen. Nah, gangguan jiwa ini yang identik dengan gila dalam bahasa kita sehari-hari.
Nah, tidak semua orang kalau mengalami gangguan bisa terkena stress yang negatif (distress). Hal tersebut sangat tergantung pada:
  • Kepribadian seseorang ,apakah dia fleksibel atau tidak.
  • Individu yang kesehatannya jelek akan lebih mudah mengalami stres.
  • Falsafah hidup atau keyakinan agama seseorang.
  • Persepsi (tanggapan seseorang terhadap stres ada bermacam-macam, yaitu biasa,agak risau, atau sangat mengganggu).
  • Posisi sosial, apakah individu itu cukup integratif di masyarakat, artinya dapat mengembangkan peran sebagai makhluk individu dan makhluk sosial.
Sumber-sumber penanggulangan stres dapat berasal dari diri sendiri maupun dari lingkungannya, misalnya:
  • Keluarga. Keluarga yang utuh dan serasi akan membantu kesehatan jiwa individu.
  • Sosial. Teman-teman sekerja dan teman-teman dari lingkungan lainnya diketahui mempunyai peran penting.
  • Masyarakat. Berupa bantuan dalam bentuk informasi bahwa individu tersebut diakui eksistensinya, dihargai, dan dihormati. Hal itu sangat membantu kesehatan jiwa individu.
Oke mutiara, dan teman-teman yang lain, jangan stres ya.

Akibat Berteman Dengan Orang Stres

hati-hati berteman dengan orang stres,,, biasanya bisa membuat anda ikutan stres.
tapi tidak perlu khawatir,,, kadang kala kita juga perlu bersahabat dengan stres sebelum anda jadi orang yang tidak waras dan berakhir di RSJ...........

Penyebab Orang Stres

Apa yang menyebabkan orang stres?
itu adalah hal yang selalu menjadi pertanyaan. kadangkala, sikap dan sifat kestresan itu "datang tak diundang pulang tak diantar" artinya tanpa disadari oleh pasien stres... maka dari itu, kali ini saya akan membahas mengenai penyebab-penyebab orang stres.
  1. Tugas yang Menumpuk
  2. Berteman dengan Orang Stres
  3. Tidak Punya Uang
  4. Diputuskan pacar
  5. Rasa coba-coba

 
Design by Ancyrini