Perangkat lunak atau biasa disebut dengan software merupakan hal yang umum dimasa sekarang. Bagi pengguna hardware seperti computer, notebook, bahkan handphone setidaknya ada sebuah sistem perangkat lunak di dalamnya yang mengatur atau menjalankan agar perangkat keras bisa digunakan oleh user.
Meskipun semua orang mengetahui apa itu software, tapi tidak semua orang tahu bahwa pada sebuah sistem software dapat dilakukan perubahan di dalamnya atau direkayasa agar sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan zaman sekarang. untuk lebih mengetahui lebih jauh kita akan mencoba melakukan rekayasa perangkat lunak pada sebuah "Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru" agar sesuai dengan kebutuhan.
CURRENT
SYSTEM (SISTEM YANG SEDANG BERJALAN)
Penerimaan mahasiswa baru (PMB)
merupakan kegiatan tahunan yang dilakukan di setiap universitas baik itu negeri
maupun swasta. Akan tetapi system PMB ini berbeda untuk setiap universitas. Di universitas
negeri sendiri umumnya menggunakan system online untuk pendaftaran Seleksi
Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tetapi tidak semua menggunakan
system online pada saat registrasi ulangnya.
Ketika seorang calon mahasiswa
telah dinyatakan lulus SBMPTN tentu dia harus melakukan registrasi ulang di
universitas yang dilulusi. Pertama calon mahasiswa ini harus membayar uang SPP
yang telah ditentukan. Setelah mendapat resi pembayaran dari bank, calon
mahasiswa melengkapi berkas-berkas yang diminta oleh panitia PMB, antara lain:
surat panggilan, kartu peserta SBMPTN, buku rapor asli dan fotocopy yang telah
disahkan oleh kepala sekolah, STTB asli dan fotocopy yang telah disahkan oleh
kepala sekolah, resi pembayaran SPP dari bank, sertifikat prestasi, fotocopy
pembayaran listrik, pas foto uk. 3x4 cm, dan surat pernyataan.
Setelah calon mahasiswa baru
melengkapi berkas selanjutnya membawa berkas tersebut ke gedung registrasi. Di
sana, panitia PMB memberikan formulir data diri
dan data kesehatan yang akan diisi pada saat tes kesehatan. Setelah
mengisi formulir maka calon mahasiswa menyerahkan kepada panitia PMB beserta
berkas-berkas yang telah dilengkapi. Setelah itu dilakukanlah tes kesehatan
yang dimulai dari mengukur tinggi badan, berat badan, tekanan darah, tes urine,
tes buta warna, dan terakhir tes golongan darah.
Setelah data kesehatan dilengkapi,
calon mahasiswa membawanya beserta berkas lain ke panitia PMB untuk mengambil
Kartu Tanda Mahasiswa. Sementara berkas-berkas calon mahasiswa kecuali yang
asli akan diambil oleh panitia PMB yang nantinya akan di input di computer dan
nantinya akan di serahkan ke fakutas masing-masing calon mahasiswa.
Akan tetapi, dikarenakan calon
mahasiswa masih harus mengisi formulir data diri membuat waktu yang dibutuhkan
untuk 1 orang calon mahasiswa melakukan registrasi ulang menjadi cukup lama.
Terlebih mereka masih harus melakukan rangkaian tes kesehatan. Meskipun
ternyata untuk masing-masing fakultas telah memiliki jadwal tersendiri untuk
melakukan registrasi ulang akan tetapi hal tersebut tetap akan membuat antrian
panjang bagi calon mahasiswa yang lain dan ada kemungkinan membuat jadwal
registrasi ulang selanjutnya dimundurkan.
Selain masalah antrian panjang,
ternyata system panitia PMB yang hanya menggunakan computer untuk menginput
data mahasiswa kurang mengefisienkan waktu juga memungkinkan terjadinya
kesalahan penginputan data calon mahasiswa yang dilakukan oleh panitia PMB. Selain
itu, ketika hanya menginput data pada saat registrasi ulang sementara proses
menyusun data-data nanti dilakukan setelah registrasi ulang membuat data-data
calon mahasiswa cukup lama untuk sampai ke fakultas terlebih ke jurusan
masing-masing.
PROPOSED
SYSTEM (USULAN SISTEM)
Agar tidak membutuhkan waktu yang
lama untuk 1 orang calon mahasiswa melakukan registrasi ulang maka calon
mahasiswa harus mengisi formulir data diri dan mendapatkan formulir data
kesehatan sebelum ke tempat registrasi. Karena itu diperlukan system informasi
mahasiswa yang dibuat oleh universitas sendiri sehingga ketika semua calon
mahasiswa mengisi formulir data diri melalui system informasi, admin dapat
langsung memanage atau mengatur data-data mahasiswa berdasarkan program
studinya masing-masing dan mendapatkan formulir data kesehatan, sehingga ketika
melakukan registrasi ulang, calon mahasiswa hanya memperlihatkan berkas kemudian
tes kesehatan dan mendapatkan Kartu Tanda Mahasiswa.
Selain untuk mengisi formulir data
diri yang dilakukan oleh calon mahasiswa sendiri, system informasi ini juga
lebih memudahkan bagi panitia PMB. Ketika calon mahasiswa telah melengkapi
datanya, panitia PMB hanya perlu mencocokkan dengan berkas yang dibawa dan
menginput data kesehatan calon mahasiswa. Selain mengurangi terjadinya
kesalahan penginputan data, menggunakan system informasi lebih memudahkan bagi
pihak fakultas ataupun jurusan untuk melakukan tindak lanjut terhadap calon
mahasiswa di fakultas atau jurusan yang bersangkutan dan waktu yang dibutuhkan
bahkan tidak lebih dalam sehari.
Dalam system informasi mahasiswa ini
akan kita membutuhkan jaringan web server agar calon mahasiswa dapat mengisi
formulir data diri dari tempat manapun dan kapanpun. Selain itu kita gunakan
admin sebagai server yang dapat diperankan oleh tata usaha untuk mengatur data
mahasiswa yang masuk dan membaginya sesuai fakultas, jurusan, dan program studi
masing-masing yang kemudian data-data ini dapat diakses oleh pihak tersebut dengan
menggunakan jaringan web.
SYSTEM
REQUIREMENT SPECIFICATION (SPESIFIKASI KEBUTUHAN SISTEM)
1. Spesifikasi
Kebutuhan Fungsional
· Penginputan
data mahasiswa baru oleh calon mahasiswa baru
· Penginputan
data kesehatan oleh panitia PMB
· Admin
yang mengontrol system informasi
2. Spesifikasi Kebutuhan Fungsional
· Data
mahasiswa baru mencakup data pribadi, data orang tua, data akademik, data
keorganisasian
· Data
kesehatan mahasiswa baru
3. Spesifikasi Kebutuhan Teknologi
· Teknologi web-server
Nah, setelah kita mengetahui sistem yang berjalan dan usulan sistem yang ingin kita tujukan serta spesifikasi yang dibutuhkan sistem selanjutnya kita akan membuat rancangan sistem dengan DFD dan UML yang akan kita bahas pada postingan berikutnya. jadi ditunggu ya.. :)
· Teknologi web-server
Nah, setelah kita mengetahui sistem yang berjalan dan usulan sistem yang ingin kita tujukan serta spesifikasi yang dibutuhkan sistem selanjutnya kita akan membuat rancangan sistem dengan DFD dan UML yang akan kita bahas pada postingan berikutnya. jadi ditunggu ya.. :)



Rhyrin Ancyrini


Posted in:



0 komentar:
Posting Komentar